Ethernet adalah salah satu teknologi jaringan komputer yang digunakan untuk membangun LAN (local area network). Teknologi ini termasuk di dalam standarisasi IEEE 802.3. Teknologi ini tidak lain adalah bentukan fisik dari sistem koneksi serta transmisi sinyal, dan beroperasi melalui akses jaringan MAC (Media Access Control) atau Data Link dengan format transmisi yang lazim. Teknologi ini sudah beroperasi sejak tahun 1980 hingga saat ini, dan telah dipilih untuk menggantikan beberapa sistem jejaring LAN seperti FDDI dan ARCNET.
Dari konsep yang sebenarnya simpel ini, teknologi ethernet lantas berkembang menjadi teknologi jaringan yang lebih rumit. Penggunaan kabel diminimalisir dengan konektor khusus. Cara ini efektif untuk menekan biaya instalasi, meningkatkan performa, dan mempermudah pengaturan koneksi serta perbaikan.
StarLAN adalah hasil dari pengembangan ethernet tahap pertama. Teknologi ini sangat besar pengaruhnya pada pengurangan biaya instalasi, baik dari teknologi jejaring yang lain maupun teknologi ethernet sebelumnya.
Prinsip kerja ethernet adalah transmisi paket-paket data antar instrumen yang terkoneksi. Seperti halnya teknologi jejaring pada standar IEEE 802, paket data yang ditransmisikan berkapasitas 48-bit. Dengan begitu transmisi paket-paket data hanya akan terfasilitasi untuk koneksi yang spesifik.
Efisiensi yang bisa didapatkan dari teknologi ethernet membuat setiap produsen komputer menyediakan slot khusus ethernet pada produknya. Ini lantaran banyaknya pengguna komputer yang ingin memanfaatkan fasilitas koneksi dengan Ethernet.
NIC (network interface cards) atau modul ethernet tidak bisa terkoneksi secara acak. Masing-masing modul memiliki sistem tersendiri untuk koneksi yang spesifik. Tapi setiap modul bisa di-format ulang untuk penggunaan pada koneksi yang lain.
DIarsipkan di bawah: teknologi




