etika berseluler

lima atau sepuluh tahun yang lalu orang terpaksa berteriak ketika menelpon dengan ponsel karna sinyal pada saat itu masih sulit.Sinyal yang lemah membuat lawan bicara terputus-putus,kalaupun terdengar tapi tak terlalu jelas.Sehingga orang tanpa sadar bicara dengan nada yang tinggi seperti berteriak.Pada masa lalu, daya jangkau sinyal masih terbatas,dan menjadi kendala utama orang menggunakan ponsel.Penyebabnya adalah keberadaan Base Transceiver Station (BTS) yang masih sedikit dan belum menjangkau keseluruh daerah.Keadaan sekarang tentu telah berbeda jauh,hampir semua operator memperluas daya jangkau sinyal bahkan hingga kepelosok desa.Dengan sinyal yang kuat, tanpa bicara yang keras pun lawan bicara kita bisa mendengar suara kita dengan jelas.Sepertinya ini masalah kebiasaan, tak ada salahnya bila kita memulai bicara lembut terutama ditempat umum.Menambah volume suara bisa kita lakukan jika lawan bicara kita kurang mendengar suara kita dan meminta kita mengeraskan suara.Mungkin saja lawan bicara kita berada didaerah yang sinyalnya lemah.Etika berseluler juga berlaku ketika kita melakukan panggilan kepada seseorang,apabila orang yang kita panggil dalam waktu 5 hingga 10 detik tidak diangkat, maka matikan dulu,tunggu beberapa saat kemudian.Ini untuk antisipasi Siapa tau orang yang kita panggil sedang mengendarai kendaraan bermotor,sehingga dia berusaha menepi kepinggir jalan dan berhenti untuk menerima panggilan yang masuk,tetapi ketika kendaraan telah berhenti, dan dering ponsel juga berhenti ada baiknya menunggu beberapa saat sampai ponsel berdering lagi.Mengirim sms juga perlu mengindahkan etika, Short Message Service (SMS) sebenarnya diciptakan sebagai fasilitas pesan untuk memberi kabar yang tidak harus segera memberi jawaban dari sipenerima pesan.Tetapi, bagi sebagian orang mengirim pesan terkadang merepotkan.Menerima SMS malah bikin kesal, karna sulit mengartikan pesan yang diterima dengan kata-kata yang singkat.Bagi yang mengirim pesan hendaknya sesuaikan dengan status penerima pesan.Mengirim pesan dengan orang yang terhormat harus menggunakan bahasa yang santun dan jauhi kata yang singkat.Sedangkan bahasa yang cair atau gaul bisa kita gunakan dengan orang yang telah akrab dengan kita.Karna sifat dasar sms adalah hal yang kurang begitu penting,kita harus siap menerima konsekuensinya.Jangan marah kalau pesan yang kita kirim tidak cepat dibalas, si penerima berhak membalas sms kapan saja.Bahkan berhak untuk tidak membalasnya.Ia bukan tidak beretika,sebaliknya, karna ia tahu etika…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: